Alasan Skipping Adalah Salah Satu Olahraga Yang Paling Pas Kamu Lakukan Di Saat Pandemi

Olahraga di tengah pandemi Covid-19 tidak mustahil dilakukan. Bahkan semestinya olahraga kian digiatkan untuk lebih menjaga kebugaran tubuh. Tubuh yang bugar dan sehat akan lebih sulit dimasuki virus karena daya tahan tubuh yang lebih kuat.

Namun perlu Kamu ketahui Pome People, hanya jenis olahraga tertentu di tengah pandemi yang disarankan agar risiko penularan virus corona bisa ditekan. Bersifat individual dan bisa dilakukan di rumah sendiri tanpa melibatkan banyak orang adalah poin utama olahraga yang dapat dilakukan saat ini.

Dan diantara banyaknya macam olahraga yang dapat Kamu lakukan di rumah seperti Yoga atau Jumping Jack, kami sangat merekomendasikan olahraga Skipping. Yup, Skipping atau Lompat tali punya beberapa alasan menarik untuk menjadi olahraga yang paling pas untuk kamu lakukan di rumah. Yuk simak ulasan berikut!

1. Bisa dilakukan sendiri dan di rumah aja

Alasan paling utama kenapa Skipping adalah olahraga yang paling pas untuk dilakukan saat pandemi adalah kamu bisa melakukannya sendiri di rumah. Kamu dapat mengurangi risiko penularan COVID-19 karena menghindari kerumunan di ruang terbuka.

Dengan bisa dilakukan di rumah sendiri, Kamu juga tidak perlu memakai masker. Sehingga Kamu bisa mendapatkan asupan oksigen yang maksimal saat melakukan Skipping.

Skipping juga tidak membutuhkan ruang yang luas maupun terlalu spesifik untuk melakukannya. Kamu bisa pilih lokasi latihan skipping yang aman dan tidak ada gangguan di rumah, dengan area seluas 1×2 meter dengan tinggi ruangan lebih dari 30 cm dari atas kepala mu.

 

2. Mudah, simpel dan mur-mer

Selain mudah untuk Kamu lakukan tanpa harus keluar rumah, Skipping juga merupakan salah satu olahraga kardio yang mudah dan simpel.

Kamu tidak membutuhkan instruktur untuk memulai Skipping seperti halnya melakukan Yoga. Karena yang perlu Kamu lakukan dalam Skipping hanyalah melompat tali.

Untuk melakukan Skipping, kamu cuma butuh seutas tali skipping. Kamu cukup merogoh kocek antara sepuluh ribu hingga dua puluh ribu rupiah untuk bisa mendapatkannya.

Tali skipping juga mudah kamu temukan di e-commerce, sehingga kamu tidak perlu keluar rumah lagi untuk membelinya. Pilihlah tali dengan panjang sesuai ukuran tinggi badan Kamu. Bagi pemula, lebih baik menggunakan tali beaded rope ya!

 

3. Efektif untuk bakar kalori

Mungkin banyak yang belum tahu kalau olahraga Skipping yang Kamu lakukan dalam waktu singkat dan intensitas tinggi mampu membakar kalori yang lebih efektif daripada jogging, lho!

Dikutip dari Harvard Health Publishing, orang dengan berat badan 70 kilogram yang melakukan skipping dengan durasi 30 menit mampu membakar sekitar 421 kalori dalam intensitas tinggi dan 281 kalori dalam intensitas rendah. Hal ini bahkan lebih tinggi dari rata-rata jogging atau berlari dengan intensitas sedang yang mampu membakar 200-300 kalori saja.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Kamu sebaiknya melakukan variasi olahraga lain, seperti latihan kekuatan yang sekaligus bisa membentuk massa otot.

4. Melatih jantung untuk tetap sehat saat pandemi

COVID-19 dianggap sebagai penyakit pernapasan yang menyerang paru-paru tapi bahayanya pada jantung juga sesuatu yang patut diwaspadai.

Dokter spesialis jantung Vito Anggarino Damay mengatakan bahwa sekitar 49% pasien COVID-19 yang memiliki gejala berat dan dirawat di ruang ICU (intensive care unit) itu menderita peradangan jantung. Dan beberapa kasus yang terjadi adalah pasien tersebut justru tidak mengetahui kalau dirinya memiliki gangguan pada jantung sebelum terinfeksi COVID-19.

Skipping dapat melatih jantungmu untuk bekerja lebih baik. Olahraga ini secara rutin bisa meningkatkan detak jantung Kamu, yang mana baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).

Latihan intensitas tinggi terbukti dapat mencegah risiko penyakit jantung dan stroke. Studi terbitan European Journal of Applied Physiology pada 2018 menguji efektivitas lompat tali selama 12 minggu pada 40 remaja wanita obesitas dan memiliki kondisi prahipertensi.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan remaja wanita mengalami penurunan lemak tubuh, denyut nadi stabil, dan tekanan darah yang lebih baik setelah latihan. Sehingga kondisi ini bisa berkontribusi pada kesehatan jantung, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular serta mencegah kemungkinan komorbiditas.

 

Penutup

Berolahragalah dengan intensitas yang cukup untuk mendapatkan manfaatnya. Latihan lompat tali juga bisa Kamu padukan dengan aktivitas fisik lain, seperti senam dan sit-up.

Dan jangan lupa untuk mengimbanginya dengan pola makan dan gaya hidup sehat serta konsumsi Pome secara rutin ya!